Beberapa Kategori Music Populer

Tak begitu heran mengapa setiap kali ada event selalu digambungkan dengan music seperti beberapa kota yang mulai populer dengan adanya sebuah acara ditambahkan dengan konser music. Hal ini adalah contoh sebagian kecil bahwa music berpengaruh dalam terkenalnya sebuah kota.

blobid1538636200614

Wkwkwk jangan banyak bicara saja brow… brow… brow… langsung saja saya akan memberitahukan beberapa macam atau jenis music populer berikut ini:
  1. Klasik
    Musik klasik adalah musik yang indah yang intelektual yang selalu dinikmati (Hampir dari semua zaman), musik klasik ini berasal dari daerah eropa yang ada pada tahun 1750 - 1825. Pada musik klasik ada beberapa periode tertentu dalam penggolonganya, yang paling populer adalah Johann Pachelbel. Mungkin bila disebutkan dari namanya ada beberapa yang asing dengan beliau, tapi bila disebutkan karyanya “Canon in D” mungkin akan mengetahuinya. Musik itu menjadi banyak inspirasi musik bagi musisi yang sekarang bermuncuan di zaman - zaman sekarang.
  2. Jazz
    Musik Jazz adalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan musik Eropa, terutama musik band. Beberapa sub genre jazz adalah Dixieland, swing, bebop, hard bop, cool jazz, free jazz, jazz fusion, smooth jazz, dan CafJazz. Serta contoh musisi Jazz di Indonesia diantaranya ialah Benny Likumahuwa, Barry Likumahuwa Krakatau, Bhaskara, Indra Lesmana, Karimata, Bubi Chan, Spirit Band, Jopie Item, Embong Rahardjo, dan masih banyak musisi lainya. Dalam musik jazz alat musik yang biasanya sering ada adalah gitar, trombon, piano, trompet, dan saksofon. nada nada dari musik jazz memiliki ciri khas yang unik dalam permainanya. terkadang tidak semua orang yang bisa menikmati musik jazz.
  3. Blues
    Blues adalah sebuah aliran musik vokal dan instrumental yang berasal dari Amerika Serikat (AS).
    Musik blues berangkat dari musik-musik spiritual dan pujian yang muncul dari komunitas mantan budak-budak Afrika di AS. Penggunaan blue note dan penerapan pola call-and-response (di mana dua kalimat diucapkan/dinyanyikan oleh dua orang secara berurutan dan kalimat keduanya bisa dianggap sebagai “jawaban” bagi kalimat pertama) dalam musik dan lirik lagu-lagu blues adalah bukti asal usulnya yang berpangkal di Afrika Barat. Di era kini banyak Blues Lovers lahir. Mereka menyimak, belajar, menulis, memainkan, dan bikin album.
  4. Reggae
    Reggae merupakan irama musik yang berkembang di Jamaika. Reggae mungkin jadi bekas di perasaan lebar ke menunjuk ke sebagian terbesar musik Jamaika, termasuk Ska, rocksteady, dub, dancehall, dan ragga. Music reggae adalah genre music yang berasal dari jamaika pada tahun 1960 an. Music ini dipengaruhi oleh jazz amerika dan RnB. Gaya music reggae menggabungkan beberapa unsur music RnB, jazz, mento calypso, music amerika latin dan music afrika. Salah satu elemen yang paling mudah dikenali dari reggae adalah ritme offbeat yang berasal dari gtar atau piano meskipun gitar bass sering berperan dominan dalam reggae.
  5. R&B
    R & B (atau RnB) atau singkatan dari “rhythm & blues” adalah genre yang cukup populer yang berasal dari musik Afrika-Amerika pada tahun 1940-an. Satu band RnB biasanya terdiri dari pianis, satu atau dua gitaris, vokalis, bass, drum, dan saxophone. Lirik lagu ini sangat fokus pada tema-tema kemenangan dan kegagalan dalam hal hubungan, kebebasan, ekonomi,aspirasi, dan seksual.
  6. Rap
    Rap adalah salah satu unsur musik hip-hop. Rap merupakan teknik vokal yang berkata-kata dengan cepat, sementara pelakunya disebut rapper. Biasanya, rap diiringi oleh DJ maupun sebuah band. Biasanya, rapper seperti penyanyi biasa, yaitu bernyanyi solo. Contohnya adalah Xzibit dan Jay-Z. Ada pula rapper yang menjadi anggota band, misalnya Mike Shinoda dari Linkin Park. Umumnya, rapper berkulit hitam karena banyak rapper berasal dari daerah pinggiran. Di antara sedikit rapper yang berkulit putih adalah Eminem dan Sean Paul. Rapper sering disebut pula dengan MC (Master of Ceremony).
  7. Dangdut
    Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music. Penyebutan nama “dangdut” merupakan onomatope dari suara permainan tabla (dalam dunia dangdut disebut gendang saja) yang khas dan didominasi oleh bunyi dang dan ndut. Nama ini sebetulnya adalah sebutan sinis dalam sebuah artikel majalah awal 1970-an bagi bentuk musik melayu yang sangat populer di kalangan masyarakat kelas pekerja saat itu.