Biaya Biaya Dalam Proses Jual Beli Rumah

transaksi
Melakukan transaksi jual beli tanah tidak luput dari biaya-biaya untuk mengurus dokumennya. Biasanya, biaya-biaya tersebut ada yang resmi dibayarkan ke pemerintah daerah adapun Negara dan untuk biaya pejabat yang melakukan jual beli rumah atau jual beli property tersebut. Tetapi, kita dapat melakukan negosiasi terhadap biaya yang resmi dibayarkan tersebut seperti BPHTB,PNBP,PPh dan ada lainnya seperti biaya untuk PPAT. Lalu biaya-biaya apa saja yang harus kita keluarkan untuk melakukan transaksi jual beli rumah atau jual beli property? Berikut penjelasannya yang dapat kita pahami dan lakukan!!!

  1. Biaya Akta Jual Beli.
    Biasanya besar harga AJB (akta jual beli) di PPAT berbeda-beda pada setiap daerah akan tetapi harga AJB tersebut tidak boleh lebih dari 1% dari harga transaksi yang tertera pada Akta. Pembuat AJB adalah Pejabat Pembuat akta tanah, biaya Akta Jual Beli biasanya ditanggung oleh keuda belah pihak , hal tersebut harus sesuai dengan kesepakatan antara pembeli rumah dan pejual rumah.
  2. Biaya Balik Nama.
    Biaya balik nama ini akan dikenakan kepada pihak pembeli disaat proses balik nama sertifikat property dari penjual kepada pembeli. Jika property dibeli dari per orang maka biaya BBN ini akan diurus sendiri oleh pembeli.
  3. Pengecekan Sertifikat.
    Sebelum melakukan transaksi jual beli rumah atau jual beli property, ada baiknya kita mengecek terlebih dahulu sertifikat-sertifikat rumah yang akan kita beli. Hal ini dilakukan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti ada catatan di sita, atau catatan-catatan lainnya. Biasanya biaya pengecekan ini ditanggung oleh pembeli rumah atau yang melakukan transksi rumah tersebut adapun biaya pengecekan ini tergantung kebijakan kantor pertanahan setempat.
  4. Biaya Notaris.
    Setalah melakukan pengecekan terhadap sertifikat-sertifikat rumah, ada baiknya kita menggunakan jasa Notaris agar mempermudah atau membantu kita saat melakukan trsansaksi jula beli rumah atau jual beli property. Notaris biasanya memliki wewenang menentukan keabsahan dari proses jual beli rumah atau jual beli property.