Guru Sekolah Dasar Mengaku Dipecat Karena Memilih Ridwan Kamil-Uu


#1

Guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Darul Maza Kota bekasi mengaku telah dipecat akibat berbeda pilihan dalam Pilkada 2018 dengan arahan sekolah.

Kabar pemecatan tersebut mulanya viral di media sosial Facebook. Informasi tersebut diunggah oleh pemilik akun bernama Andriyanto Putra Valora yang merupakan suami dari guru tersebut.

Dalam Unggahan, Andriyanto mengungkapkan keterangan mengenai seorang guru yang diberhentikan dengan tidak hormat, karena memilih pasangan Ridwan kami - UU Ruzhanul Ulum dalam pemilihan gubernur Jawa Barat.


Ia menggunggah screenshot percakapan WhatsApp guru dengan pihak sekolah .

Dalam unggahannya tersebut, terdapat percakapan inti yang isinya memperlihatkan bahwa sang guru tidak mau untuk mengikuti arahan pihak sekolah yang dimana disuruh untuk memilih salah satu calon wali kota-calon wakil wali kota Bekasi.

Dan ia menolak arahan sekolah untuk memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat tertentu melalui arahan sekolah.

Saat di konfirmasi, guru yang bernama Robiatul Adawiyah tersebut ia mengatakan bahwa informasi tersebut benar, dan ia menyatakan bahwa dirinya telah dikeluarkan dari Sekolah tersebut.

Sementara itu, Tri, salah seorang guru disekolah tersebut, mengatakan bahwa pihak sekolah tidak pernah memberi arahan kepada para guru untuk memilih salah satu calon dalam Pilkada Kota Bekasi maupun Pilkada Jawa Barat.

Menurut dia, pihak sekolah juga tidak berniat memecat Robiatul Adawiyah. Ia juga menyampaikan, pihak sekolah telah menyelsaikan masalah ini. Selain itu juga Tri mengatakan bahwa percakapan WhatsApp tersebut hanya salah ucap karena pihak sekolah lelah setelah mengadakan event-event di sekolah

Robia Mengaku menerima permintaan maaf dari pihak yayasan dan berharap permasalah ini tidak menimbulkan masalah baru.