Hal Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Skema Piramida

Skema piramida merupakan cara atau merekrut member atau rekan dalam suatu bisnis yang ditaruh berurutan kebawah hingga membentuk pola seperti piramida. Sistem skema bisnis seperti ini dipopulerkan oleh Charlez Ponzi yang dikenal dengan skema ponzi ditahun 1920 dan dikenal saat ini dengan sistem skema piramida. Dalam skema piramida ini setiap member baru diharuskan membayar iuran yang kemudian dana yang dihasilkan digunakan untuk membayar komisi anggota senior yang berhasil merekrut anggota baru. Dan hal ini yang menjadikan skema piramida sangat menjerat pelaku usaha terutama anggota baru.

Selain penjelasan umum, tentunya juga kamu harus pahami ciri-ciri general suatu bisnis yang menerapkan skema piramida diantaranya:

  1. Menawarkan Keuntungan Besar Dengan Mudah
  2. Produk Yang diperdagangkan Tidak Jelas
  3. Bonus Dari Rekrutmen
  4. Komisi dari iuran anggota baru

Disamping ciri-ciri umum pemerintah lebih rinci lagi dalam permendag no 70 tahun 2019 pasal 30 tentang skema piramida menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan bisnis skema piramida adalah setiap usaha yang memiliki kriteria sebagai berikut:

1.Komisi dan/atau Bonus diperoleh dari iuran keanggotaan atau perekrutan Penjual Langsung.

2.Menerima pendaftaran keanggotaan sebagai penjual langsung dengan identitas yang sama dan hak usaha lebih dari 1 kali

3.Program pemasaran (marketing plan) menghasilkan komisi dan/atau bonus ketika perusahaan tidak melakukan penjualan barang.

Permendag ini merupakan revisi dari peraturan sebelumnya yang mengatur tentang skema piramida yaitu PERMENDAG No. 23 tahun 2008.Hal tersebut merupakan bentuk dari aware pemerintah agar kita tidak terjerat oleh sistem yang sangat merugikan ini.