Keuntungan dan Kerugian Menyewakan Property


Jika kita memiliki property yang bisa disewakan, pilihan property yang disewakan seperti property kosong atau dengan property perabot (furnished property). Investor memiliki beberapa alasan menyewakan rumah atau apartemen berperabot misalnya seperti, property perabot menimbulkan berbagai keuntungan dari segi pemasaran maupun dari segi pendapatan. Ada beberapa jumlah berinvestasi property seperti jual beli property, membeli rumah yang rusak dan merenovasi kemudian menjualnya sehingga berinvestasi kondotel. Investasi property memiliki keuntungan serta kerugian, ada beberapa keuntungan saat kita menyewakan property, tetapi juga kita memiliki kerugian saat menyewakannya. Berikut adalah keuntungan dan kerugian saat kita menyewakan property:

  1. Keuntungan menyewakan property.
    a. Nilai keuntungan tiap tahun yang terus meningkat.
    Menyewakan property memiliki keuntungan yang tiap tahunnya meningkat dari waktu ke waktu , investasi property juga mampu menghasilkan keuntungan lain seperti bentuk uang sewa ataupun uang kontrak.
    b. Property lebih diminati.
    Apabila kita menyewakan property perabot peminatnya cenderung banyak, deposit dan biaya sewanya sedikit lebih tinggi, namun sebagai gantinya kita tidak perlu membeli kursi, lemari, tempat tidur, meja dan lain sebagainya. Setiap orang memiliki alasan untuk menyukai atau menyewa property perabot salah satunya adalah penghematan dari segi biaya.
    c. Target pemasaran cukup luas.
    Kita bisa menawarkan property ini sebagai akomodasi liburan murah dalam jangka panjang, sehingga bisa meraih lebih banyak lagi pelanggan yang berbeda. Property perabot cukup popular bagi kalangan pasangan muda yang baru menikah, karyawan baru serta mahasiswa.
    d. Rendah resiko.
    Investasi property memiliki tingkat resiko yang rendah sekali, hal ini karena pergerakan nilai property tidak sekencang dulu, investasi peropety ini sangat cocok untuk kita yang tidak ingin mengambil resiko tinggi.
  2. Kekurangan menyewakan property.
    a. Mengeluarkan biaya perawatan.
    Kita harus mengeluarkam biaya perawatan dan juga biaya pembelian furniture untuk disewakan, kita harus menyisihkan dana untuk renovasi ulang serta juga pembelian perebotan rumah tangga meskipun kita mewajibkan penyewa memberikan deposit sebelum menyewanya.
    b. Resiko lebih besar.
    Semakin banyak barang yang rusak maka semakin besar pula kerugian yang kita alami karena harus memperbaiki atau menggantinya.

Diatas adalah beberapa keuntungan serta kerugian yang dialami setiap orang saat melakukan investasi property.