LAKSAMANA MUHAMMAD CHENG HO

Sebagian warga muslim Indonesia nama Muhammad Cheng Ho tidak asing lagi ditelinga karena perjuangan dan jasa jasanya untuk umat islam di indonesia.Sedikit bercerita, Laksamana Zheng He atau Cheng Ho (1371-1433). Nama aslinya adalah Ma Sanbao atau sering dijuluki dengan nama Ma He.Ia merupakan asli orang Yunan yang mayoritas penduduknya beragama islam. Dalam buku Muslim Tionghoa: Cheng Ho karya Prof Kong Yuanzhi dijelaskan riwayat pahlawan Cina ini semenjak di Nanjing. Atas perintah sang kaisar,Laksaman Cheng Ho memimpin armada laut Dinasti Ming ke lebih dari 30 kerajaan di penjuru dunia. Ekspedisi besar ia lakukan dalam kurun waktu 28 tahun (1405-1433) dan melintasi perairan Nusantara, Samudra Hindia, Laut Merah, pesisir Afrika Timur, dan Arab. Berbeda dengan pelayaran yang dilakuakan pelaut Eropa menjelang Abad Kolonialisme, armada Cheng Ho tidak bertujuan monopoli dagang atau penjajahan.Tokoh Muslim ini lebih sebagai utusan sang kaisar untuk memperkenalkan kemajuan dan kekayaan budaya Dinasti Ming kepada negeri luar,Ia juga menyebarkan Islam di seluruh tempat yang ia singgahi termasuk indonesia,yang menjadi agamanya sejak kecil.

Di Indonesia Laksamana Muhammad Cheng Ho sudah menjelajahi nusantara,Laksamana Muhammad Cheng Ho sendiri menjalin hubungan baik dengan dengan kerajaan nusantara.Salah satunay Laksama Muhammad Cheng Ho pernah singgah di Samudra pasai dan menghadiahkan sebuah lonceng raksasa yang diberi nama Cakra Donya.Beberapa kota di Indonesia yang pernah disinggahi Laksamana Muhammad Cheng Ho dan armadanya,untuk mengenang perjuangannya selama di Indonesia didirikan masjid yang berasitektur khas Tiong Hoa yang diberi nama Masjid Muhammad Cheng HO,seperti Surabaya,Palembang,Pasuruan,Gowa,Purbalingga,Batam dan Samarinda.

Di kota jember walau tidak pernah disinggahi Laksamana Muhammad Cheng Ho dan armadanya selama pelayaran di Nusantara,kini telah berdiri masjid yang berarsitektur khas Tiong Hoa,yang diberi nama Masjid Muhammad Cheng Ho yang sesuai dengan nama Laksamana Muhammad Cheng Ho yang terletak kelurahan sempusari,kaliwates.Masjid Ini diresmikan pada tanggal 13 september 2015,yang didirikan atas inisiatif Persatuan Islam Tioang Hoa Indonesia (PITI) sebagai bentuk keberagaman masyarakat jember.Kemegahan dan keindahan masjid Muhammad Cheng Ho selain sebagai tempat ibadah juga sebagai wisata religi yang bernuansa negara tirai bambu.Banyak warga lokal atau pun warga luar kota yang berkunjung ke masjid Muhammad Cheng Ho untuk beribadah dan berwisata ke masjid ini serta berswafoto.Jika anda wisatawan dari luar kota admin recomendasikan untuk mampir kemasjid Muhammad Cheng Ho dan yang terpaksa harus bermalam di jember jangan khawatir banyak hotel paling murah jember yang tersedia kota jember. Hotel paling murah jember banyak menawarkan kenyaman dan fasilitas yang sangat lengkap dengan harga yang sangat terjangkau