Memasang Chipset Helio P70 Dengan RAM 6 GB, Vivo V15 Jadi Pilihan Para Gamers

vivo
vivo-v15
#1


Vivo memiliki sejumlah inovasi menarik, seperti konsep Apex hingga Vivo NEX , dan kemudian Vivo NEX Dual Display. Di awal 2019, Vivo agak mengejutkan dengan membawa desain baru yakni di smartphone anyarnya . Apa keistimewaan dari fitur ini?

Selain mengusung konsep Pop-Up Camera Selfie, Vivo V15 menawarkan sejumlah fitur unggulan lainnya seperti AI Triple Camera dan Ultimate All Screen .

AI Triple Camera adalah fitur kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 12MP, kamera 8MP Wide-Angle, dan 5MP kamera bokeh. Apakah dari sisi kualitas kamera smartphone ini cukup mumpuni?

Kali ini, Vivo V15 memang membawa desain yang benar-benar berbeda. Lalu apa istimewanya? Smartphone ini memiliki kamera Pop-Up yang memungkinkan adanya tampilan ekstra lapang pada layar sehingga tampilan yang hampir terlihat tidak menggunakan bingkai (bezel).

Pindah ke bagian belakang, smartphone ini memiliki bodi berbahan dasar polycarbonate yang dilapisi tempered glass . Vivo V15 memberikan pilihan warna stylish dalam paduan gradient color dua warna yang akan menghasilkan visual yang estetik dengan warna Royal Blue dan Glamour Red yang dilengkapi dengan lengkungan 3D yang ramping membuatnya nyaman saat digenggam.

Di bagian belakang, tepatnya di sudut kiri atas, memiliki strip hitam yang menonjol memanjang sampai ke atas, yang menampung tiga kamera belakang, flash dan modul kamera self-up pop-up . Sedikit kelemahan ketika diletakan di atas meja tonjolannya menjadi tidak rata dan beresiko membaret lensa kamera, jika tidak menggunakan cashing .

Sedangkan sensor fingerprint ditempatkan melalui pad di bagian belakang dengan lokasi di tengah bodi smartphone yang dapat memudahkan pengguna membukanya dengan cepat. Penempatan identitas logo baru vivo juga bergeser ke bagian bawah, sehingga bagian tengah bodi smartphone terlihat lebih lapang dan minimalis.

Kalau dilihat desain secara detail, sisi kanan memiliki tombol power dan volume , sementara bagian kiri menampilkan baki ejectable untuk kartu microSD, serta Tombol Smart untuk membuka Google Assistant atau Jovi.

Tepi atas memiliki modul selfie pop-up , sedangkan jack audio 3,5mm, Port MicroUSB dan rongga speaker ada dibagian bawah.

Vivo V15 menjalankan Funtouch OS 9 di atas Android Pie. Untuk memulai menu terlihat tampilan tidak ada App drawer semua ikon aplikasi ada di Home Screen . Lalu tidak ada opsi untuk mengubah App drawer di pengaturan. Sedangkan untuk bisa mengakses toggle yang biasanya ada di posisi atas kini ada di bawah. Buat yang pertama menggunakan, mungkin agak bingung atau kagok.

Nah, jika tadi kami menjelaskan detail desain, ada tombol tombol di samping. Ternyata tombol tersebut untuk akses cepat menuju Google Assistant, Google’s visual atau Jovi (jika ditekan dua kali). Yang paling menarik buat kami, Vivo menyematkan fitur pencarian bernama Jovi.

Fitur Jovi adalah alat pencarian yang berfungsi untuk mencari barang melalui e-commerce , atau mengidentifikasi objek. Saat anda memotret sebuah objek atau barang, maka fitur Jovi bisa menampilkan informasi harga dari beberapa e-commerce sebagai referensi. Tetapi nampaknya fitur ini belum berjalan sempurna, karena kadang suka memberikan reverensi barang yang berbeda.

Sebelum berbicara performa dapur pacunya, Vivo V15 ternyata sangat berbeda dengan Vivo V15 pro. Pada Vivo V15 Pro menggunakan chipset Snapdragon 675. Sedangkan Vivo V15 menggunakan Prosesor MediaTek Helio P70 dengan GPU Mali-G72 spesifikasi ini yang terlihat di benchmark Antutu.

Helio P70 adalah chipset octa-core yang menggunakan kombinasi ARM Cortex-A53 dan ARM Cortex-A73 di 2.1GHz. Vivo V15 memasangkan chipset Helio P70 dengan RAM 6 GB. Sedangkan untuk penyimpanan dibatasi pada 64GB yang dapat diperluas penyimpanannya menggunakan kartu microSD hingga 256 GB.

Ketika kami ukur menggunakan Benchmark Antutu, skor yang diperoleh 145938. Jika melihat ranking V15 diatas Xiaomi Mi 8 Lite dan dibawah LG G6.

Performanya cukup bagus, karena kami tidak mengalami lag atau crash selama penggunaan. Dengan beberapa tab terbuka, peralihan antar aplikasi juga berjalan dengan mulus. Penggunaan harian termasuk menonton video, mendengarkan musik online dan menjelajahi media social, Lancar Jaya!

Kami juga mencoba bermain game Asphalt 9 dan PUBG. Tentunya pengalaman yang sangat menyenangkan. Kami terkejut dengan kinerja V15 saat diajak bermain game . Dengan grafik HD dan Frame Rate High yang diatur pada PUBG Mobile, ponsel mempertahankan framerate yang solid dan pengalaman bermainnya jadi sangat nyaman.

Vivo V15 memiliki kapasitas baterai 4.000 mAh. Jelas ponsel itu bekerja keras untuk mempertahankan kinerja. Ponsel terasa hangat di bagian atas dengan permainan yang dimainkan. Menguras baterai juga terlihat saat digunakan bermain game PUBG 30 menit, kami mengamati terjadi penurunan hanya 12 persen.

Berbagi pengalam menggunakan seharian, baterai mampu bertahan hingga malem dengan persentase tersisa sekitar 15 persen. Itu kami gunakan untuk beberapa jam media sosial, browsing , bermain social media, bermain game dan foto-foto.

Untungnya Vivo memiliki fitur pengisian “Dual Engine”, dimana pengisian semakin cepat. Saat kami coba charge dari 5% hingga 100% membutuhkan waktu 2 jam 29 menit.

Vivo V15 tampil mewah dan elegan yang tentu saja berkat desainnya yang stylish , kinerja cepat, dan kamera yang bagus. Apalagi kamera selfie pop-up akan menjadi daya tarik bagi mereka yang ingin menonjol dari kerumunan.

Namun, harga mungkin tampak agak tinggi, terutama ketika opsi seperti Poco F1 menawarkan Snapdragon 845 dengan harga yang jauh lebih rendah. Lalu ada Nokia 8.1 dengan pilihan yang menggunakan body kaca yang dipadukan dengan prosesor Snapdragon 710.

Namun, Vivo V15 tetap menarik dengan kehadiran kamera selfie pop-up , desain yang fashionable dan tentunya hasil foto dari tiga kamera belakang yang konsisten.

0 Likes

#2

Mediatek bukannya jelek ya gan?

0 Likes

#3

Tergantung gan, tapi lebih banyak pendapat yang bilang kalo mediatek lebih bagus

0 Likes