Metode Perhitungan Penyusutan Aset Tetap


#1

Penyusutan yg didasari pada faktor waktu pemakaian :

  1. Metode garis lurus ( straight line method )

  2. Metode saldo menurun persentase tunggal ( declining balance methode )

  3. Metode saldo menurun persentase dua kali garis lurus ( double declining balance method )

  4. Metode jumlah angka tahun ( sum of the year method )

  5. Berdasarkan pada faktor penggunaannya :

  6. Metode jam kerja ( sevice hour method )

  7. Metode unit produksi ( productive output method )

1. METODE GARIS LURUS /STRAIGHT LINE METHOD

Metode ini menganggap bahwa harta tetap dimanfaatkan dng cara yg sama dari tahun ke tahun, sehingga besarnya penyusutan harta tetap tiap periode akuntansi adalah sama.

Kegunaan ekonomi dari suatu harta tetap akan menurun secara proporsional setiap periode.

Metode penyusutan ini paling banyak diaplikasikan oleh dunia usaha terutama dlm menghitung penyusutan thd gedung, peralatan dan harta tetap lainnya.

Hal ini disebabkan oleh karena metode ini mudah meghitungnya dan tidak perlu berulang – ulang.

Besarnya penyusutan metode ini dipengaruhi oleh 3 faktor, yaitu :

  1. Harta perolehan aktiva tetap ybs.

  2. Nilai residu.

  3. Umur manfaat dari harta tetap tsb.

Penyusutan dng cara ini dpt dng memakai rumus sbb :

P = (HP - NS)/UE atau P = 1/UE x 100% x ( HP - NS )

Keterangan :

P = Penyusutan per periode

HP = Harga Perolehan NS = Nilai Sisa

UE = Umur manfaat.

Contoh kasus :

Tanggal 1 Januari 2006 dibeli sebuah mesin dng harga Rp. 68.000.000,- PPN 10% biaya angkut Rp. 3.000.000,- biaya pemasangan dan uji coba Rp. 2.200.000,mesin mulai dimanfaatkan dlm operasional perusahaan tgl. 5 Januari 2006.

Mesin ini diperkirakan mempunyai umur manfaat 5 tahun dng nilai residu Rp. 5.000.000,- selama masa manfaatnya mesin tsb mampu bekerja selama 40 jam dan mampu menghasilkan barang 25.000 unit barang.

Diminta :

Hitung biaya penyusutan per tahun dng metode garis lurus.

Buatlah tabel penyusutan mesin th 2006, 2007, 2008, 2009 dan 2010.

Pemecahan :
a.Biaya penyusutan per tahun

Harga perolehan mesin:
Harga beli Rp. 68.000.000,-
PPN 10% x Rp. 68.000.000,- Rp. 6.800.000,-
Ongkos angkut Rp. 3.000.000,-
Ongkos uji coba Rp. 2.200.000,-
---------------------- +
Jumlah biaya tambahan Rp. 12.000.000,-
----------------------- +

Harga perolehan mesin (Rp. 80.000.000 - 5000.000)/5 = Rp15.000.000,-

Biaya penyusutan ini akan sama nilainya (Rp. 15.000.000,-) untuk tahun 2006, 2007, 2008, 2009 dan tahun 2010.

b. Tabel penyusutan mesin

Tanggal Keterangan Beban penyusutan Akm. Penyusutan Nilai Buku
31/12/06 PH th. 2006 15.000.000 15.000.000 65.000.000
31/12/07 PH th. 2007 15.000.000 30.000.000 50.000.000
31/12/08 PH th. 2008 15.000.000 45.000.000 35.000.000
31/12/09 PH th.2009 15.000.000 60.000.000 20.000.000
31/12/10 PH th.2010 15.000.000 75.000.000 5.000.000
Jumlah 75.000.000

2. Metode saldo menurun dng persentase tunggal /declining balance

Perhitungan dng metode ini selalu didasari pada nilai buku aktiva tetap ybs.

Nilai buku dari aktiva tetap semakin lama akan semakin kecil, oleh karena itu biaya penyusutan dng metde ini makin lama juga akan semakin kecil.

Penyusutan dng metode ini dapat dicari dng rumus sbb :

Penyustan per tahun = 1 - a V (NR : HP ) x Nilai Buku

Keterangan :

a = umur ekonomis.

NR = nilai residu

HP = harga perolehan

Untuk contoh kasus yg sama tetapi dng metode declining balance, pemecahannya sbb :

Persentase penyusutan § = 1 - akar pangkat lima (5.000.000 : 80.000.000 ) = 1 - akar pangkat lima dari 0,0625

= 1 - 0,574349177

= 0, 425650822

= 42,57%
Penyusutan tahun 2006 = 42,57% x Rp. 80.000.000,- = Rp. 34.056.000,-
Penyusutan tahun 2007 = 42,57% x Rp. 45.944.000,- = Rp. 19.558.360,-
Penyusutan tahun 2008 = 42,57% x Rp. 26.385.640,- = Rp. 11.232.367,-
Penyusutan tahun 2009 = 42,57% x Rp. 15.153.273,- = Rp. 6.450.000,-
Penyusutan tahun 2010 = 42,57% x Rp. 8.702.525,- = Rp. 3.704.664

Tanggal Keterangan Beban penyusutan Akm. Penyusutan Nilai Buku
2006 Peny. 2006 34.056.000 34.056.000 45.944.000
2007 Peny. 2007 19.558.360 53.614.360 26.385.640
2008 Peny. 2008 11.232.367 64.846.727 15.153.273
2009 Peny. 2009 6.450.784 71.297.511 8.702.489
2010 Peny. 2010 3.704.748 75.002.259 4.997.741
Jumlah 75.002.259

3. Metode saldo menurun dng persentase dua kali garis lurus ( double declining balance )

Penyusutan per tahun = 2 x persen garis lurus x nilai buku

Dengan menggunakan contoh kasus sebelumnya, dimana metode penyusutan adalah double declining methode, maka perhitungannya adalah :

Persentase penyusutan = 2 x 20% = 40 %

Penyusutan 2006 = 40% x Rp. 80.000.000,- = Rp. 32.000.000,-

Penyusutan 2007 = 40% x Rp. 48.000.000,- = Rp. 19.200.000,-

Penyusutan 2008 = 40% x Rp. 28.800.000,- = Rp. 11.520.000,-

Penyusutan 2009 = 40% x Rp. 17.280.000,- = Rp. 6.912.000,-

Penyusutan 2010 = 40% x Rp. 10.368.000,- = Rp. 4.147.200,-

Tabel

Tgl. Keterangan Bya PH Akm PH Nilai Buku
2006 Peny. 2006 32.000.000 32.000.000 48.000.000
2007 Peny. 2007 19.200.000 51.200.000 28.800.000
2008 Peny. 2008 11.520.000 62.720.000 17.280.000
2009 Peny. 2009 6.912.000 69.632.000 10.368.000
2010 Peny. 2010 4.147.200 73.779.200 6.220.800
Jumlah 73.779.200

4. Metode jumlah angka tahun ( sum of the year method )

Penyusutan dng metode ini dapat dicari dng cara menjumlahkan semua angka dari umur ekonomis harta tetap ybs, dng rumus sbb :

Jumlah angka tahun :

adalah jumlah dari digit umur ekonomis suatu harta tetap, misal bila umur ekonomis harta tetap adalah :

a. UE 3 tahun JAT = 3 + 2 + 1 = 6
b. UE 4 tahun JAT = 4 + 3 + 2 + 1 = 10
c. UE 5 tahun JAT = 5 + 4 + 3 + 2 + 1 = 15
d. UE 8 tahun JAT = 8 + 7 + 6 + 5 + 4 + 3 + 2 + 1 = 36
e. UE 10 tahun JAT = 10+9+8+7+6+5+4+3+2+1 = 55

Jumlah Angka Tahun = N ( N + 1 )/2

a. UE 3 tahun JAT = ( 3 x 4 ) / 2 = 6
b. UE 10 tahun JAT = ( 10 x 11 ) / 2 = 55

Maka berdasarkan so’al sebelumnya dng menggunakan metode penyusutan sum of the year method, adalah :

  • Penyusutan 2006 = 5/15 x Rp. 75.000.000,- = Rp. 25.000.000,-
  • Penyusutan 2007 = 4/15 x Rp. 75.000.000,- = Rp. 20.000.000,-
  • Penyusutan 2008 = 3/15 x Rp. 75.000.000,- = Rp. 15.000.000,-
  • Penyusutan 2009 = 2/15 x Rp. 75.000,000,- = Rp, 10.000.000,-
  • Penyusutan 2010 = 1/15 x Rp. 75.000.000,- = Rp. 5.000.000,-

Tabel penyusutan mesin :

Tgl Keterangan Bya PH Akm PH Nilai buku
2006 Peny. 2006 25.000.000 25.000.000 55.000.000
2007 Peny. 2007 20.000.000 45.000.000 35.000.000
2008 Peny. 2008 15.000.000 60.000.000 20.000.000
2009 Peny. 2009 10.000.000 70.000.000 10.000.000
2010 Peny.2010 5.000.000 75.000.000 5.000.000
Jumlah 75.000.000

5. Metode unit produksi

Adalah metode perhitungan penyusutan harta tetap yg didasari pada perkiraan kemampuan produksi barang yg akan dihasilkan selama umur manfaat dari harta tetap ybs.

Metode ini paling banyak diaplikasikan pada perhitungan penyusutan harta tetap mesin , dan dapat dirumuskan :

Penyusutan per tahun = (unit produksi tahun ke – n/Total produksi) x ( HP - R )

Rumus tsb juga bisa dibuat dng terlebih dahulu memperhitungkan penyusutan per unit barang, kemudian dikalikan dng unit produksi masing – masing tahun.

Perhitungannya adalah sbb :

Penyusutan per Unit = (HP - R / Total Produksi )x(Produksi tahun ke – n )

Contoh kasus :

Tanggal 1 Januari 2006 dibeli sebuah mesin dng harga Rp. 68.000.000,- PPN 10%, biaya angkut Rp. 3.000.000,- biaya pemasangan dan uji coba Rp. 2.200.000,- mesin ini mulai di manfaatkan dlm operasional perusahaan tgl 5 Januari 2006.

Mesin ini diperkirakan mempunyai umur manfaat 5 tahun dng nilai residu Rp. 5.000.000,- selama masa manfaatnya mesin ini akan mampu bekerja selama 37.500 jam dan mampu menghasilkan barang 25.000 unit barang.

Perkiraan produksi mesin unt 5 thn kedepan adalah :

Tahun Unit produksi Jam kerja
2006 5.500 7.950
2007 6.800 8.350
2008 5.700 8.500
2009 3.850 6.750
2010 3.150 5.950
Jumlah 25.000 37.500

Diminta :

Hitunglah penyusutan pertahun.

Tabel penyusutan

Pemecahan :

a. Penyusutan per tahun dapat dihitung sbb :

Penyusutan tahun 2006 = 5.500/25.000 x ( 80.000.000 – 5.000.000 ) = 16.500.000

Penyusutan tahun 2007 = 6.800/25.000 x ( 75.000.000 ) = 20.400.000 Penyusutan tahun 2008 = 5.700/25.000 x ( 75.000.000 ) = 17.100.000

Penyusutan tahun 2009 = 3.850/25.000 x ( 75.000.000 ) = 11.550.000 Penyusutan tahun 2010 = 3.150/25.000 x ( 75.000.000 ) = 9.450.000

Perhitungan penyusutan per tahun juga dapat di lakukan sbb :

Penyusutan per unit produksi = (80.000.000 - 5.000.000)/25.000= Rp. 3.000,- /unit

  • Penyusutan 2006 = 3.000 x 5.500 = 16.500.000
  • Penyusutan 2007 = 3.000 x 6.800 = 20.400.000
  • Penyusutan 2008 = 3.000 x 5.700 = 17.100.000
  • Penyusutan 2009 = 3.000 x 3.850 = 11.550.000
  • Penyusutan 2010 = 3.000 x 3.150 = 9.450.000

b. Tabel penyusutan

Tgl Keterangan Bya PH Akm. PH Nilai Buku
2006 Peny 2006 16.500.000 16.500.000 63.500.000
2007 Peny 2007 20.400.000 36.900.000 43.100.000
2008 Peny 2008 17.100.000 54.000.000 26.000.000
2009 Peny 2009 11.550.000 65.550.000 14.450.000
2010 Peny 2010 9.450.000 75.000.000 5.000.000
Jumlah 75.000.000

6. Metode Jam Kerja

Adalah metode perhitungan penyusutan harta tetap yg didasari pada perkiraan kemampuan harta tetap ybs bekerja, selama umur manfaatnya.

Metode ini cukup banyak diaplikasikan pada perhitungan penyusutan harta tetap mesin, dengan menggunakan rumus :

Penyuustan per tahun = (Jam kerja tahun ke – n/total jam kerja) x ( HP - R )

Rumus ini juga bisa dibuat dng terlebih dahulu memperhitungkan penyusutan per unit barang, kemudian dikaalikan dng unit produksi masing – masing, sbb :

Penyusutan per Jam = (HP - R / total jam kerja) x ( Jam kerja tahun ke – n )

Berdasarkan contoh kasus sebelumnya, maka penyusutan dng cara Metode Jam Kerja dan tabel penyusutannnya adalah :

Penyusutan per tahun :

Penyusutan 2006 = 7.950 / 37.500 x 75.000.000 = 15.900.000
Penyusutan 2007 = 8.350 / 37.500 x 75.000.000 = 16.700.000
Penyusutan 2008 = 8.500 / 37.500 x 75.000.000 = 17.000.000
Penyusutan 2009 = 6.750 / 37.500 x 75.000.000 = 13.500.000
Penyusutan 2010 = 5.950 / 37.500 x 75.000.000 = 11.900.000

Perhitungan penyusutan per tahun juga dapat dilakukan sbb :

Penyusutan per unit produksi = (80.000.000 - 5.000.000)/37.500 = Rp. 2.000 / unit

Penyusutan 2006 = 2.000 x 7.950 = 15.900.000
Penyusutan 2007 = 2.000 x 8.350 = 16.700.000
Penyusutan 2008 = 2.000 x 8.500 = 17.000.000
Penyusutan 2009 = 2.000 x 6.750 = 13.500.000
Penyusutan 2010 = 2.000 x 5.950 = 11.900.000

Tabel penyusutan :

Tgl Keterangan Bya PH Akm. PH Nilai Buku
2006 Peny. 2006 15.900.000 15.900.000 64.100.000
2007 Peny. 2007 16.700.000 32.600.000 47.400.000
2008 Peny. 2008 17.000.000 49.600.000 30.400.000
2009 Peny. 2009 13.500.000 63.100.000 16.900.000
2010 Peny.2010 11.900.000 75.000.000 5.000.000
Jumlah 75.000.000