Nilai Mata Uang Digital Jatuh Sebesar USD $46 Miliar Setelah Bursa Korea Selatan Di Retas


#1

Hacker telah meretas salah satu bursa mata uang virtual yang dimana mereka menghapus miliaran dolar dari nilai bitcoin dan mata uang digital lainnya. Harga bitcoin merosot lebih dari 7% setelah Coinrail Korea Selatan mengumumkan bahwa mereka telah ditarget oleh para peretas. Dalam sebuah pernyataan Senin, bursa tersebut mengatakan bahwa pihaknya mengalami pelanggaran keamanan di mana peretas mencuri sekitar 30% dari mata uang virtualnya.

Coinrail mengatakan untuk sementara menghentikan perdagangan mata uang digital, dan sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidik untuk mencoba melacak dana yang hilang. Mereka tidak mengungkapkan nilai token dicuri, serta jenis cryptocurrency yang dicuri, namun mereka menyarakan bahwa cryptocurrency tersebut kurang terkenal dari bitcoin.

Korea Selatan telah muncul sebagai sarang untuk perdagangan mata uang virtual selama satu tahun terakhir. Coinrail adalah salah satu platform perdagangan mata uang digital.

Harga untuk mata uang digital lainnya yang biasa diperdagangkan seperti ethereum juga jatuh. Hampir USD $30 miliar kekayaan cryptocurrency tersapu dalam kurun waktu kurang lebih tujuh jam, seperti yang di lansir dalam penyedia data Coinmarketcap.com.

Bitcoin kini diperdagangkan pada sekitar USD $6.750, dan itu mendekati level terendah dalam sekitar dua bulan dan sekitar setengah harga dari nilai bitcoin sebelumnya yang mencapai $11000

“Investor telah semakin khawatir tentang masalah keamanan dunia maya,” kata Adrian Lai, pendiri partner di perusahaan investasi yang berbasis di Hong Kong, Orichal Partners. “Pada tahap ini, jelas, standarnya tidak cukup tinggi.”

Coinrail bukan satu-satunya pertukaran mata uang virtual yang menjadi korban serangan cyberheist dalam beberapa bulan terakhir.

Pada bulan Januari, Coincheck Jepang mengatakan peretas mencuri USD $530 juta dari mata uang virtual dari para penggunanya dalam peringkat sebagai pencurian terbesar dalam catatan. Itu mendorong otoritas Jepang untuk meningkatkan pengawasan pertukaran.