Pilot China Mendapatkan Hadiah Sebesar Rp11 Miliar Setelah Dapat Menyelamatkan 199 Penumpang


#1

Seorang pilot Sichuan Airlines mendapatkan hadiah sebesar 5 juta yuan (11 Miliar) karena telah berhasil mendaratkan pesawatnya setelah kaca kokpit pesawat tersebut pecah di ketinggian 32 ribu kaki.

Sang pilot tersebut tidak hanya mendapat hadiah uang, tapi juga mendapatkan gelar penghargaan sebagai “kapten pahlawan dalam penerbangan sipil China”.

Kronologinya, Liu Chuanjian (sang pilot) sedang mengoperasikan pesawat tersebut menuju ke Lhasa, Ibu Kota tibet, namun di saat ketinggian 32.000 kaki kaca kokpit pesawat tiba-tiba pecah dan hampir menyedot co-pilotnya yang mengenakan sabuk pengaman keluar jendela.

Seorang penumpang mengungkapkan kepada media bahwa, “pesawat mulai bergetar ketika para kru memberikan mereka sarapan pagi. Kita tidak tahu apa yang terjadi dan mulai panik” jelasnya.

Chunajian (kapten pilot), segera melakukan pendaratan darurat dengan jenis Pesawat Airbus A319. Mereka mendaratkan pesawatnya di bagian barat daya kota Chengdu.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, hanya co-pilot yang mengalami luka ringan karena hampir tersedot keluar jendela.

Selain pilot yang menerima hadiah atas jasanya menyelamatkan penumpang para kru pesawat juga mendapatkan hadiah, diantaranya ko-pilot (Xu Ruichen) yang berusia 27 tahun menerima hadiah satu juta yuan (atau sekitar Rp2 miliar). Wakil kapten, Liang Peng, dianugerahi dua juta yuan (Rp4 miliar), dan enam anggota awak lainnya diberi satu juta yuan masing-masing (Rp2 miliar).

Insiden kaca kokpit pecah biasanya terjadi karena birdstrike (menabrak burung) atau sambaran petir tetapi yang menyebabkan kaca tersebut pecah karena kesalahan mekanis merupakan hal yang sangat jarang.