Presiden Venezuela di Serang Drone Peledak ketika Berpidato di Caracas


#1


Presiden Venezuela, Nicolar Maduro, telah berhasil selamat terhadap ledakan drone yang terjadi pada hari Sabtu ketika ia tengah membawakan pidato dalam acara militer di Caracas, Venezuela.

Tujuh tentara diketahui terluka akibat indiden tersebut.

Seperti yang dapat kita lihat dalam video, para pengawal melindungi Maduro dengan panel antipeluru lalu segera membawanya pergi dari tempat kejadian tersebut. Sebelumnya Maduro tengah membacakan pidato dalam acara militer di luar ruangan di Caracas setelah itu mereka mendengar suara ledakan, dan beberapa detik setelah itu transmisi televisi terputus.

Ia tengah berbicara tentang ekonomi di Venezuela, yang tiba-tiba audio mati dan semua orang di poduium mendongak, kaget. Kamera kemudian menorot ke sejumplah prajurit yang mulai berlari.

Para pejabat pemerintah Venezuela menyebut serangan ini merupakan serangan teroris dan mengutuk atas penyerangan tersebut.

Venezuela menderita di bawah tahun kelima krisis ekonomi yang melanda negara tersebut menimbulkan hiperinflasi, malnutrisi pada penduduknya, serta imigrasi massal ke negara lain.

Perekonomian negara anggota OPEC mulai runtuh sejak jatuhnya harga minyak tahun 2014.

Madura mengatakan ia sedang berjuang melawan sebuah rencana “imperialis” unutk menghancurkan sosialisme dan mengambil alih minyak Venezuela. Para penentang menuduhknya otoritarianisme dan mengatakan ia telah menghancurkan ekonomi yang dulu kaya dan tanpa ampun menghancurkan perbedaan pendapat.