Saham BRI dilepas 10,6 T oleh Investor Asing dari Awal Tahun


#1


Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) untuk pekan ini sahamnya kembali dilepas oleh investor asing. Pada perdagangan hari ini investor asing tercatat paling banyak melepas saham karena sentimen krisis Lira Turki dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)

Nilai jual bersih (nel sell) investor asing pada saham VRI mencapai Rp 214,21 miliar. Sehingga menyebabkan harga saham BRI anjlok 7,37% ke level harga Rp3.140/saham. Volume perdagagan mencapai 235,26 juga saham senilai Rp755,69 Miliar

Saham Bank BRI tercatap sering dujual asing dalam sepekan terakhir, Secara akumulatif nilai net sell investor asing di saham bank BUMN dengan laba terbesar ini mencapai Rp526,84 miliar dan dari awal tahun hingga hari ini total nel sell saham Bank BRI mencapai Rp10,64 tiliun, paling banyak dari seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Salah satu pemicu pelepasan saham bank adalahs entimen dari pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp14.620/USD. Tapi untuk penutupan rupiah saat ini ditutup pada Level RP14.590/USD. Ini pemicu kenaikan kredit macet perbankan.

Berdasarkan pengalaman 2015 kala rupiah menyetuh level 14.600/USD, NPL perbankan Indonesia naik menjadi 2,49% dari yang sebelumnya 2,16% per akhir 2014.

NPL kembali naik menjadi 2,93%. Posisi ini merupakan yang tertinggi sejak krisis keuangan global menghantam pada tahun 2008-2009 silam. Pada tahun 2008 dan 2009, NPL Indonesia tercatat masing-masing sebesar 3,2% dan 3,31%.

Akibat dari meroketnya NPL, penyisihan pencadangan dari bank-bank guna mengantisipasi gagal bayar para debitur menjadi naik. Mengutip Statistik Perbankan Indonesia (SPI) yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jumlah pencadangan yang disisihkan bank umum per akhir 2015 adalah Rp 97,2 triliun, naik drastis dari posisi akhir 2014 yang sebesar Rp 64,2 triliun. Kemudian pada tahun 2016, nilainya kembali melonjak menjadi Rp 146,6 triliun.

Dari sisi kinerja, BRI masih membukukan laba bersih sebesar Rp 14,93 triliun pada semester I-2018 atau periode 30 Juni 2018. Angka tersebut mengalami kenaikan 11% dibandingkan pada periode yang sama tahun 2017 yang sebesar Rp 13,44 triliun.

Kenaikan laba bersih perseroan ditopang dari pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp 38,24 triliun di 30 Juni 2018 atau naik dari periode yang sama di 2017 yang hanya sebesar Rp 35,91 triliun.

sumber: https://www.cnbcindonesia.com/market/20180813171410-17-28330/asing-lepas-saham-bri-rp-106-t-dari-awal-tahun-ada-apa