Sekilas Tentang Ayam, Apa Sih Itu?

%20ayam

Ayam adalah hewan aves atau unggas yang bernafas dengan paru-paru, memiliki paruh dan memiliki 2 kaki yang fungsinya untuk menggaruk tanah agar bisa mencari makan. Ayam merupakan jenis burung yang akan dimanfaatkan daging, telur, dan bulunya. Pada umunya hewan ini termasuk bagian dari rasa atau ordo gallifermos dan anserifornes, biasanya hewan ini sering dijadikan hewan ternak atau hewan peliharaan.
Ayam ternak atau ayam peliharaan saat ini sangat mudah dijinakkan sehingga dapat dengan mudah untuk memeliharanya, salah satu kelebiha hewan ternak yatiu dapat dengan mudah beradapatasi dalam kondisi apapun tetapi harus tercukupi ketersediaan makanannya. Yang unik dari ayam adalah sistem reproduksinya yang diatur oleh hormon, jika ayam mengalami gangguan pada fungsi fisiologis pada tubuh maka akan terjadi perubahan seperti ayam betinan yang dapat berganti kelamin menjadi ayam jantan. Hal ini dapat terjadi pada ayam dewasa yang masih memiliki ovotestis yang dorman atau tidak bergerak.
Berikut ini adalah ciri-ciri yang terdapat pada ayam jantan:

  1. Mempunyai jalu yang panjang,
  2. Mempunyai ukuran yang lebih besar dari pada ayam betina,
  3. Mempunyai bulu ekor yang panjang dan menjuntai,
  4. Mempunyai jengger yang lebih besar.

Sedangkan ciri-ciri pada ayam betina:

  1. Mempunyai yang pendek, biasanya tidak memiliki jalu sama sekali,
  2. Ukuran lebih kecil dari ayam jantan,
  3. Bulu ekor yang lebih pendek dari ayam jantan,
  4. Mempunyai jengger kecil.

Jenis – Jenis Ayam

Ayam yang kita ketahui biasanya yang kita konsumsi sehari-hari tapi sebenarnya ada jenis-jenis lain. Berdasarkan fungsinya tersebut ayam dibagi menjadi 3 jenis yaitu ayam pedaging, ayam petelur dan ayam hias.

  1. Ayam Pedaging
    Ayam pedaging merupakan ayam jenis ras unggulan dari hasil persilangan dari ayam yang memiliki produktivitas yang tinggi, terutama dalam memproduksi daging ayam. Ayam pedaging merupakan hasil perkawinan silang yang bersistem kelanjutan sehingga mutu genetik dikatakan berkualitas baik. Adapun faktor penunjang yang mampu mendukung berkualitas baik yaitu faktor lingkungan seperti pemberian pakan yang berkualitas super, sistim kandang yang bagus serta perawatan kesehatan yang dapat mencegah timbul penyakit.
    Kelebihan ayam pedaging adalah tingkat kecepatan produksi daging dalam waktu yang relatif cepat yaitu sekitar 1 bulan atau 4-5 minggu sudah bisa di panen. Kelebihan lainnya pertumbuhan ayam pedaging ini relatif lebih cepat dengan bobot tubuh yang berat, siap dipotong pada usia muda dan menghasilkan daging dengan kualitas serat lunak. Perkembangan ayam pedaging yang cepat dapat mengimbangi kebutuhan masyarakat yang tinggi akan daging ayam.

  2. Ayam Petelur
    Ayam dengan jenis ini disebut dwifungsi karena mempuyai dua fungsi sekaligus yaitu jika ayam-ayam tersebut tidak lagi bertelur bisa dijadikan ayam pedaging karena dagingnya masih cukup baik meskipun kalah dengan kwalitas ayam pedaging. Ayam jenis ini dapat bertelur hingga 200 butir telur/tahun. Jenis ayam petelur mempunyai karakteristik yang bersifat nervous atau mudah terkejut, bentuk tubuh yang ramping, telinga berwana putih dan kerabang telur berwarna putih.

  3. Ayam Hias
    Ayam hias berbeda dengan ayam petelur atau pedaging yang sering kita konsumsi baik telur maupun dagingnya. Dari segi bentuk serta kegunaannya juga berbeda yang apabila ayam hias hanya banyak dipelihara oleh orang-orang tertentu dengan tujuan untuk hiasan atau sesuai hobbi mereka. Dinamakan ayam hias karena tubuhnya yang exsotis, bulu-bulunya yang warna warni bahkan sebagian suaranya lucu. Maka ayam ini dipelihara khusus hanya untuk dinikmati kencatikannya.