Terombang Ambing di Lautan Selama 49 Hari, Remaja Ini Akhirnya ditemukan di Lautan Guam dan Sampai Ke Jepang


#1


Aldi Novel Adilang (18) seorang nelayan asal Wori, Minahasa Utara hanyut bersama rumah rakitnya ketika mencari ikan di laut.

Keseharian Aldi bekerja sebagai penjaga lampu di rompong (rumah rakit lautan) yang berjarak sekitar 125km dari pesisir utara Manado.

Kejadiaannya saat itu angin bertiup sangat kencang sehingga menerpa rakit yang ditumpangi oleh Aldi seorang diri.

Rakit tersebut terlepas dengan bantalan rakit temannya karena gesekan tali yang kuat dan belum sempat terikat pada ponton, seketika rakit yang ditumpanginya tersebut menjauh kencang karena derasnya arus.

Kapal penangkap ikan lainnya dari Pangkalan Dua berusaha untuk menunggu rakit Aldi di rakit yang lain, namun ternyata rakit Aldi tak melewati titik mereka menunggu.

Selama berhari-hari, Aldi terombang-ambing ditengah lautan dan hanya bertahan hidup dengan cara menggunakan barang-barang yang ada di rakitnya.

Generator, lampu, tabung gas, radio HT, tenaga surga antena, baju, beras, rempah-rempah, peralatan dapur, dan Alkitab, menjadi sarana Aldi bertahan hidup.

Ketika beras habis ia terpaksa untuk memancing ikan dan memasaknya menggunakan gas, tapi ketika tabung gas pun habis, ia memakan ikan yang ia pancing mentah-mentah dan meminum air laut yang ia peras dengan bajunya sendiri. Selain itu ia juga membuat tampungan air hujan dari bambu dirakitnya.

Aldi sering melihat kapal melintas, dan ia pun selalu berteriak meminta pertolongan, tapi mereka tampak mengabaikannya.

Selama 49 hari Aldi hanyut di lautan ia akhirnya ditemukan oleh kapal berbendera Panama saat berada di perairan Guam.

Kemudian, pada 6 September 2018 kapal yang membawa Aldi tersebut bersandar di Jepang.

KJRI Osaka akhirnya menjeput Aldi di Tokuyama, Prefektur Yamaguchi untuk memastikan kondisinya.

KJRI Osaka mendampingi Aldi hingga mendapat izin kepulangan ke Indonesia dari otoritas Imigrasi jepang.

Pada 8 September 2018 Aldi yang didampingi oleh KJRI Osaka pulang ke Indonesia menggunakan pesawat Garuda Indonesia melalui Tokyo.

Saat ini Aldi telah berkumpul dengan keluarganya di Wori, Manado, dan dalam keadaan sehat. KJRI Osaka mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu proses penyelamatan hingga kepulangan Aldi dengan selamat ke Tanah Air.